Pemkab Yahukimo Salurkan Bantuan Logistik bagi Korban Longsor Distrik Pronggoli, 73 Rumah Warga Mulai Dibangun Kembali

banner 468x60

YAHUKIMO – Lapbiru.com
Pemerintah Kabupaten Yahukimo bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak musibah tanah longsor di Distrik Pronggoli.

Bantuan berupa logistik makanan dan peralatan pembangunan tersebut telah diterima oleh pihak posko untuk segera didistribusikan kepada warga pengungsi.

Ketua Posko Bencana Longsor Distrik Pronggoli, Argis Pahabol, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Yahukimo, para senior, serta seluruh pihak yang telah memberikan perhatian nyata bagi para korban.

“Kami sudah menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Yahukimo berupa beras, gula, kopi, mi instan, terpal, hingga mesin sensor (chainsaw) dan sembako lainnya.

Kami segera berkoordinasi untuk membagikan bantuan ini kepada keluarga yang terdampak musibah di dua desa, yakni Desa Pronggoli dan Desa Siwikma,” ujar Argis Pahabol di lokasi posko, Rabu (04/03/2026).

Arkis menjelaskan bahwa bantuan sembako diprioritaskan bagi penghuni 73 rumah yang mengalami kerusakan berat atau hancur akibat terjangan longsor. Saat ini, warga masih bertahan di posko umum karena proses pembangunan kembali hunian mereka masih berlangsung.

“Masyarakat belum bisa pulang karena rumah mereka masih dalam proses pengerjaan. Kami juga sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Distrik Pronggoli yang dengan semangat gotong royong membantu proses pembangunan kembali rumah-rumah yang hancur tersebut,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Pronggoli, Obet Pahabol, memuji langkah sigap yang diambil oleh Pemerintah daerah. Ia menyebutkan bahwa kehadiran Pemerintah yahukimo dalam hal ini Bapak Bupati yahukimo Didimus yahuli, sangat dirasakan masyarakat di tengah situasi sulit ini.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih secara khusus kepada Bapak Bupati, Wakil Bupati, dan Kepala Dinas BPBD yang langsung merespon cepat begitu mendengar kabar longsor di Pronggoli. Bantuan ini sangat berarti bagi kelangsungan hidup warga kami,” kata Obet Pahabol.

Mengenai progres pembangunan fisik, Obet menjelaskan bahwa saat ini baru dua unit rumah yang berhasil diselesaikan, sementara sisanya masih dalam tahap penyiapan lahan dan pengolahan kayu.

“Proses ini butuh waktu beberapa minggu. Saat ini baru dua rumah yang selesai, yaitu honai laki-laki. Untuk honai perempuan, bahan-bahannya sedang disiapkan. Tukang sensor kayu masih bekerja keras di lapangan untuk mencukupi kebutuhan kayu bagi seluruh rumah yang akan dibangun,” jelasnya.

Di balik kelancaran distribusi bantuan, Obet Pahabol juga menyampaikan aspirasi mendesak terkait kondisi kesehatan warga di pengungsian. Mengingat banyaknya warga yang mulai mengeluhkan sakit, ia berharap Dinas Kesehatan atau pihak Rumah Sakit dapat mengirimkan tenaga ahli.

“Kami sangat memohon kepada Kepala Dinas atau pihak Rumah Sakit untuk mengutus dokter ke Pronggoli. Petugas kami di Puskesmas, Suster Asso, saat ini terkendala karena tidak adanya alat medis untuk memeriksa penyakit dalam. Banyak masyarakat di posko yang butuh pemeriksaan lebih mendalam, namun kami belum memiliki peralatan dan tenaga dokter di sini,” pungkas Obet Pahabol.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60