Puskesmas Distrik Timori Tak Berfungsi, Warga Tolikara Mengeluh Tidak Ada Obat dan Petugas

banner 468x60

Tolikara – Lapbiru.com
Pelayanan kesehatan dasar di Kabupaten Tolikara kembali menuai keluhan.

Kali ini datang dari warga Distrik Timori. Puskesmas setempat disebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Obat-obatan kosong. Petugas kesehatan pun kerap tidak berada di tempat.

Keluhan tersebut disampaikan warga dalam beberapa hari terakhir.

Mereka mengaku kesulitan mendapatkan layanan medis, bahkan untuk penanganan paling dasar.

“Kami datang ke puskesmas, tapi tidak ada petugas. Obat juga tidak tersedia. Jadi mau berobat ke mana?” ujar seorang warga Timori, Jumat (16/1), melalui video yang beredar luas di grup WhatsApp.

Kondisi ini memaksa masyarakat bertahan dengan pengobatan seadanya. Jika sakit cukup parah, satu-satunya pilihan adalah menuju distrik lain.

Itu pun bukan perkara mudah. Akses terbatas, biaya transportasi mahal, dan waktu tempuh yang lama menjadi kendala tersendiri.

“Kalau anak demam atau luka, kami bingung. Tidak ada tenaga kesehatan yang bisa ditanya,” kata warga lainnya.

Situasi tersebut memantik sorotan terhadap kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara. Warga berharap pemerintah daerah tidak hanya menerima laporan administratif, tetapi turun langsung ke lapangan.

“Jangan tunggu laporan bagus di atas kertas. Turun langsung, lihat sendiri,” ucap seorang warga dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Kesehatan Tolikara terkait keluhan warga Distrik Timori.

Namun warga menegaskan, pelayanan kesehatan bukan sekadar soal proyek atau administrasi. Ini tentang kehadiran negara saat masyarakat membutuhkan pertolongan.

Keluhan serupa sebelumnya juga muncul dari sejumlah distrik lain di Tolikara. Masalahnya nyaris sama tenaga kesehatan terbatas, fasilitas minim, dan pengawasan yang lemah.

Kini, Distrik Timori menambah daftar panjang catatan merah pelayanan kesehatan di wilayah pegunungan Papua.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60