JAYAPURA, Lapbiru.com – Pemerintah Provinsi Papua mulai bergerak menambah pasokan BBM untuk nelayan di Kabupaten Mamberamo Raya. Lima Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) diusulkan dibangun untuk mengatasi minimnya distribusi bahan bakar di wilayah pesisir dan kampung terpencil.
Usulan itu disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas ESDM Papua, Karsudi, usai koordinasi bersama Bupati Mamberamo Raya dan Gubernur Papua di Kasonaweja, Minggu (17/5).
Karsudi mengungkapkan, kuota BBM untuk Mamberamo Raya saat ini masih sangat terbatas. Total pasokan yang tersedia hanya 90 ton per bulan. Angka itu dinilai belum mampu menjawab kebutuhan nelayan dan masyarakat pesisir.
“Saat ini kuota bagi Kabupaten Mamberamo Raya hanya 90 ton per bulan. Ke depan kami integrasikan dengan program kampung nelayan, sehingga harus ada penambahan SPBUN,” kata Karsudi.
Pemprov Papua menilai keberadaan SPBUN sangat penting karena banyak wilayah nelayan di Mamberamo Raya masih kesulitan mendapatkan BBM. Distribusi yang jauh dan akses transportasi yang terbatas membuat harga bahan bakar di lapangan kerap tinggi.
Lima titik yang diusulkan menjadi lokasi pembangunan SPBUN yakni Teba, Kariwaro, Nadofoai, Gesa Baru, dan Poiwai.
“Ada sekitar lima SPBUN yang akan kami usulkan,” ujarnya.
Karsudi berharap pembangunan lima SPBUN itu bisa berdampak langsung pada penambahan kuota BBM untuk Mamberamo Raya. Pemprov Papua menargetkan tambahan pasokan mencapai 90 ton per bulan lagi.
“Harapannya kita akan ada penambahan kuota 90 ton per bulan lagi dengan adanya pembangunan SPBUN di lima titik di Kabupaten Mamberamo Raya,” katanya.











