Dinkes Yahukimo Gelar Workshop Operator Data Kesehatan, Fokus Penuhi Standar Pelayanan Minimal

banner 468x60

YAHUKIMO, Lapbiru.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Yahukimo melalui Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) menggelar Workshop Peningkatan Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan Lainnya Tahun 2026 di Aula Kantor Partai Nasdem Dekai, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan selama empat hari itu difokuskan untuk meningkatkan kualitas dan validitas data pelayanan kesehatan guna memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan yang ditetapkan pemerintah pusat.

Workshop tersebut menghadirkan narasumber dari Provinsi Papua dan tenaga ahli UNICEF. Peserta terdiri atas operator data, staf Dinas Kesehatan, perwakilan rumah sakit, serta tenaga dari sejumlah Puskesmas di wilayah perkotaan Dekai.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Yahukimo, Wanri Sirappa, mengatakan kegiatan itu merupakan langkah penguatan kapasitas pelayanan data kesehatan, khususnya terkait pemenuhan indikator SPM yang diwajibkan Kementerian Dalam Negeri.

“Tujuan workshop ini adalah penguatan di bidang pelayanan data tentang Standar Pelayanan Minimal bidang kesehatan yang sudah ditetapkan dari Kemendagri.

Ada 12 item di dalam SPM tersebut yang harus terpenuhi, baik di tingkat rumah sakit maupun Pusat Kesehatan Masyarakat yang ada di kota dan distrik,” ujar Wanri saat ditemui di sela kegiatan.

Menurut dia, pendampingan dari tenaga ahli provinsi dan UNICEF dibutuhkan agar operator data di rumah sakit maupun Puskesmas mampu melakukan penginputan data secara tepat ke dalam sistem nasional milik Kemendagri.

“Kami mendatangkan narasumber dari provinsi dan tenaga ahli dari UNICEF untuk membantu rumah sakit, PKM, dan staf di Dinas Kesehatan agar dapat menginput data tersebut ke dalam sistem yang disiapkan Kemendagri.

Dengan begitu, data kesehatan kita akan terekam dengan baik dan sejajar dengan kabupaten lain yang sudah berkembang,” katanya.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Yahukimo, Ami Y. Yahuli, menambahkan pelatihan tersebut diprioritaskan bagi tenaga kesehatan yang bertugas mengelola data operasional layanan kesehatan.

Ia menjelaskan, dari total 40 Puskesmas yang tersebar di Yahukimo, pelaksanaan tahap awal difokuskan pada fasilitas kesehatan di wilayah kota Dekai karena kendala geografis dan transportasi.

“Harusnya ada 40 Puskesmas yang mengikuti agenda ini, namun karena faktor alam dan transportasi, di mana sebagian nakes masih berada di Jayapura, maka untuk pemenuhan SPM ini kami pusatkan khusus di wilayah kota dulu,” jelasnya.

Ami menyebut peningkatan standar pelayanan sementara ini menyasar tiga Puskesmas di wilayah kota dan satu rumah sakit daerah. Seluruh fasilitas kesehatan tersebut didorong memenuhi standar pelayanan sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan.

“Untuk saat ini, ada tiga Puskesmas dan satu rumah sakit di wilayah kota yang kita genjot bersama untuk menaikkan standar minimal pelayanan sesuai dengan peraturan Kemenkes yang sudah diturunkan,” ujarnya.

Melalui workshop tersebut, Dinas Kesehatan Yahukimo berharap para operator data kesehatan mampu meningkatkan kemampuan pengelolaan dan pelaporan data secara mandiri dan akurat.

Ketepatan data dinilai penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan kesehatan di daerah, khususnya di wilayah pegunungan Papua dengan akses layanan yang masih terbatas.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply