YAHUKIMO, Lapbiru.com – Bupati Yahukimo Didimus Yahuli menyerahkan bantuan hibah Rp2 miliar untuk Gereja GKI Metanoia Dekai, Minggu pagi(17/6/2026). Bantuan itu diberikan untuk mempercepat penyelesaian pembangunan gereja sekaligus melunasi sisa beban anggaran jemaat.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung dalam ibadah Minggu di Gereja GKI Metanoia Dekai. Suasana ibadah berlangsung haru. Sejumlah jemaat tampak emosional saat bantuan diumumkan.
Didimus hadir bersama Wakil Bupati Yahukimo, Ketua DPRK Yahukimo, Sekda, Kapolres dan Wakapolres Yahukimo, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Yahukimo.
Dalam sambutannya, Didimus menegaskan bantuan tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan rumah ibadah dan pembinaan iman masyarakat.
“Tahun lalu saya sudah janji membantu jemaat dan panitia menyelesaikan pembangunan gereja ini. Dari total kebutuhan Rp11 miliar, perlahan sudah dibayar. Hari ini kami bawa Rp2 miliar, jadi sisa utangnya tinggal Rp1 miliar lagi,” kata Didimus di hadapan jemaat.
Tak hanya bantuan pemerintah daerah, Didimus juga menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp100 juta sebagai janji iman.
Ia meminta para kader gereja yang kini menduduki jabatan strategis di pemerintahan ikut bertanggung jawab membantu pelayanan dan pembangunan gereja.
Ketua Majelis Jemaat GKI Metanoia Dekai, Pdt. Alfons A. Reumi, mengaku bantuan tersebut menjadi jawaban atas pergumulan panjang jemaat sejak 2022.
Menurut dia, jemaat sempat mengalami kelelahan, baik secara tenaga maupun keuangan, dalam menyelesaikan pembangunan gereja.
“Umat dan bapak-bapak kami sudah capek. Capek berjuang bersama menyelesaikan tanggung jawab ini. Dari sisa Rp3 miliar, pemerintah hari ini bantu Rp2 miliar. Kami percaya tahun ini bisa lunas,” ujar Alfons dengan suara bergetar.
Di sela sambutannya, Didimus juga menyampaikan pesan perdamaian kepada masyarakat Yahukimo. Ia mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan persatuan di tengah tantangan sosial yang terjadi di wilayah pegunungan Papua.
“Kita harus jaga kota ini. Jaga persatuan dan hidup dalam kasih Tuhan. Tidak boleh lagi ada saling membenci dan saling membunuh,” tegasnya.
Didimus turut memuji kualitas pembangunan Gereja GKI Metanoia Dekai. Menurutnya, bangunan gereja tersebut bisa menjadi salah satu kebanggaan masyarakat sekaligus standar baru pembangunan di Kabupaten Yahukimo.











