JAYAPURA, LAPBIRU.COM – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri ( MDF) meminta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua tidak hanya fokus mengumpulkan zakat. Manfaatnya harus diperluas agar bisa dirasakan lebih banyak masyarakat di seluruh wilayah Papua.
Pesan itu disampaikan MDF saat menerima jajaran pengurus BAZNAS Provinsi Papua di Gedung Negara Dok V Jayapura, Kota Jayapura, Selasa (22/9/2026).
Gubernur mengatakan, pengurus BAZNAS yang baru dilantik perlu menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Papua. Pengelolaan zakat, menurut dia, harus memiliki dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan generasi muda.
“Sebagai gubernur, saya merasa terpanggil juga untuk bagaimana BAZNAS di Provinsi Papua harus bisa melaksanakan tugas-tugas mulia ini untuk mengumpulkan zakat maupun hal-hal lain berkaitan dengan tugasnya untuk bisa memajukan rakyat dan generasi muda Papua,” ujarnya.
Dia meminta program BAZNAS menjangkau seluruh wilayah Papua yang kini terdiri atas delapan kabupaten dan satu kota. Jangan sampai pengelolaan zakat hanya terpusat di wilayah perkotaan.
MDF juga meminta dukungan para kepala daerah. Pemerintah kabupaten dan kota dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat penghimpunan zakat sekaligus memastikan penyalurannya tepat sasaran.
“Saya berpesan kepada kepala daerah yang ada di bawah pemerintahan Provinsi Papua untuk terus mendukung, mendorong BAZNAS Provinsi Papua untuk bisa mengumpulkan zakat, untuk bisa membantu saudara-saudara kita, baik yang umat Muslim maupun saudara-saudara kita yang agama lain,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Papua H. Achmad Jaenuri mengatakan pihaknya telah melaporkan capaian penghimpunan dan pendistribusian zakat periode Januari hingga Agustus 2026 kepada gubernur.
BAZNAS Papua juga tengah menyiapkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dijadwalkan berlangsung pada 13–16 Oktober 2026. Forum tersebut akan menjadi ruang untuk membahas program nasional sekaligus mencari formula yang sesuai dengan kondisi Papua.
Jaenuri mengatakan, pihaknya meminta masukan Fakhiri agar program yang dibahas dalam Rakernas dapat diterapkan secara konkret di Papua.
“Kami meminta masukan dari Bapak Gubernur agar program nasional yang dibahas dalam Rakernas nantinya bisa diterjemahkan sesuai kebutuhan Papua,” tegasnya.
Selain itu, BAZNAS Papua terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota serta BAZNAS daerah. Salah satu fokusnya ialah memperkuat penghimpunan zakat dari ASN Muslim di masing-masing wilayah.
Dengan penguatan koordinasi tersebut, BAZNAS Papua menargetkan penghimpunan zakat tidak hanya meningkat dari sisi jumlah, tetapi juga memperluas penerima manfaat hingga ke berbagai daerah.











