Kunjungi Waropen, Gubernur MDF Fokus Tangani AIDS, TBC, Malaria, dan Kusta

banner 468x60

WAROPEN, Lapbiru.com – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menyoroti tingginya kasus AIDS, Tuberkulosis, Malaria, dan Kusta (ATMK) di Papua saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Waropen, Senin (18/5/2026). Penyakit tersebut disebut masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat asli Papua.

Pernyataan itu disampaikan Fakhiri saat tatap muka bersama Forkopimda, perangkat kampung, dan masyarakat Waropen. Dalam agenda tersebut, ia menegaskan pembangunan sumber daya manusia Papua harus dimulai dari sektor kesehatan.

MDF mengatakan setiap melakukan kunjungan kerja ke daerah, dirinya selalu memulai agenda dengan meninjau rumah sakit dan puskesmas. Langkah itu dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan benar-benar dirasakan masyarakat sampai ke kampung-kampung.

“Saya selalu hadir dari rumah sakit, puskesmas, untuk melihat bagaimana layanan kesehatan yang ada di Provinsi Papua. Kita harus pastikan layanan ini betul-betul bisa dirasakan masyarakat kita,” katanya.

Ia menilai kasus ATMK masih menjadi persoalan besar di Papua. Bahkan, menurut dia, penyakit tersebut berdampak langsung terhadap kualitas hidup dan pertumbuhan masyarakat asli Papua.

“ATMK itu AIDS, tuberkulosis, malaria, dan kusta tertinggi di Papua. Ini pembunuh paling besar orang Papua, termasuk menghambat rasio kelahiran orang Papua,” ujarnya.

MDF meminta pemerintah daerah tidak hanya menunggu warga datang berobat. Pemda diminta aktif turun ke lapangan mencari warga yang terpapar penyakit menular agar bisa segera ditangani.

Dia juga meminta pemerintah kabupaten mulai menyiapkan kader kesehatan untuk membantu penanganan penyakit hingga ke kampung-kampung.

“Nanti saya minta Pak Bupati, Kepala Dinas Kesehatan, mulai menyiapkan kader-kadernya untuk turun membantu pemerintah mencari, menemukan, dan mengobati,” ucapnya.

Selain fokus pada penanganan penyakit, Pemerintah Provinsi Papua juga berencana membangun rumah susun untuk tenaga medis di seluruh kabupaten dan kota. Fasilitas itu disiapkan untuk mendukung pelayanan kesehatan di daerah.

“Saya akan membantu dengan dua rusun untuk tenaga medis supaya anak-anak yang datang koas, perawat, bidan, mantri bisa tinggal di situ,” katanya.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60