JAYAPURA, Lapbiru.com – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri (MDF) bersama Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen mendatangi lokasi pengungsian korban kebakaran di belakang Stadion Mandala, Dok V, Distrik Jayapura Utara, Selasa dini hari (1/9/2026).
Rombongan tiba sekitar pukul 00.15 WIT. Di tengah malam, MDF dan Aryoko melihat langsung kondisi ratusan warga yang kini mengungsi di tenda darurat yang disiapkan Pemerintah Provinsi Papua.
Kebakaran yang terjadi pada Senin sore itu menghanguskan ratusan rumah warga di kawasan belakang Stadion Mandala. Berdasarkan data sementara yang dihimpun, sedikitnya 560 kepala keluarga atau sekitar 3.200 jiwa terdampak musibah tersebut.
Banyak warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Kini mereka harus bertahan di lokasi pengungsian sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah.
Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen mengatakan, kehadiran pemerintah di lokasi bukan sekadar untuk melihat kondisi para korban, tetapi memastikan kebutuhan mendesak warga segera ditangani.
“Penanganan pascakebakaran tidak hanya soal membersihkan lokasi. Yang paling penting sekarang adalah kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga yang kehilangan rumah dan harta benda,” kata Aryoko di lokasi pengungsian.
Ia memastikan Pemerintah Provinsi Papua akan turun tangan membantu seluruh warga terdampak. Namun, langkah awal yang harus dilakukan adalah memastikan data korban benar-benar akurat.
Aryoko meminta jajaran terkait segera melakukan pendataan terhadap seluruh warga yang terdampak kebakaran.
“Data ini penting. Dari situ pemerintah bisa menentukan langkah penanganan dan bantuan apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Papua juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Jayapura serta instansi terkait agar penanganan para korban bisa dilakukan cepat dan terarah.
Aryoko berharap warga yang kehilangan rumah dan harta benda tetap kuat menghadapi musibah tersebut. Pemerintah, kata dia, akan terus berada bersama masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.
“Kami akan terus memberikan perhatian kepada masyarakat. Pemerintah tidak akan membiarkan warga menghadapi musibah ini sendiri,” tegasnya.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di belakang Stadion Mandala tersebut masih belum diketahui. Hingga Selasa dini hari, petugas masih melakukan penanganan dan pendataan terhadap dampak kebakaran.











